Sabtu, 10 April 2010 - 22:51:14 WIB

Kegiatan Di Alam Terbuka

Diposting oleh : Muhammad Sidik Widiatmoko Al Wahab, S.Kom | Kategori: Kegiatan Belajar | - Dibaca: 2253 kali

Salah satu kegiatan yang dapat membentuk pribadi Siswa adalah kegiatan dengan melakukan kegiatan-kegiatan di alam-terbuka bagi mereka.

Tidak hanya sekedar berjalan-jalan atau berwisata, namun dalam konteks ini kegiatan di alam-terbuka dimaksudkan merupakan kegiatan pelatihan / pembelajaran yang dilakukan diluar dari kegiatan rutin sekolah.
Sumberdaya manusia yang handal dan kreatif, inovatif serta tanggap terhadap suatu perubahan merupakan kekuatan besar bagi sebuah organisasi atau individu dalam menyikapi fenomena generasi muda sekarang ini. Untuk itulah dibutuhkan sebuah sarana yang dapat memfasilitasi  perubahan dalam individu agar keberadaannya menjadi sebuah kekuatan. Hasil akhirnya Siswa siap tampil dalam menghadapi tantangan. Dengan kegiatan pembelajaran seperti ini diharapkan dapat membuka batas-batas penyekat yang selama ini menghambat kreativitas individu.

            Rutinitas di sekolah ternyata memberi dampak pada kejenuhan terhadap aktivitas kegiatan siswa. Siswa hampir delapan jam berada di sekolah dengan kondisi yang statis.  Tentu berbeda jika kegiatan pelatihan / pembelajaran dilakukan dialam terbuka. Penggunaan alam terbuka sebagai media alternatif yang interaktif dalam penyelenggaraan kegiatan pelatihan. Didalamnya terkandung dua unsur tantangan yaitu tantangan obyektif (nyata)  dan tantangan subyektif (dirasakan sebagai akibat persepsi terhadap alam sekitarnya), dapat dimanfaatkan dalam pembentukan karakter , mental dan fisik siswa.

            Dalam sebuah kegiatan di alam-terbuka unsur-unsur alam yang menantang, perancangan permaianan yang tepat, prosedur dan standar keselamatan yang baik, fasilitator yang terampil.dan psiklog yang handal sebagai observer dan reviwer adalah kunci keberhasilan bagi kegiatan pelatihan ini. Kelima unsur itu berperan penting dalam perubahan pribadi siswa nantinya.

            Setelah melakukan kegiatan /pembelajaran dialam terbuka ini secara individu siswa secara jasmaniah akan menjadi senang dan sesuatu yang sangat berkesan. Dalam individu diharapkan terbentuk mental-mental kerjsama yang nantinya dapat diterapkan dalam melaksanakan program-programnya. Secara kelompok karena sudah terbentuk dalam diri individu perubahan dari AKU menjadi KAMI yang nantinya menjadi kita dapat menjalin suatu tali batin diantara mereka sehingga kekompakan merupakan modal utama dalam pemecahan suatu masalah.

            Dengan bersenerginya individu dalam suatu kelompok kerja yang solid akan menjadikan suatu team lebih kuat dan mempunyai ide dan pemikiran yang berkembang. Potensi-potensi diri yang ada dalam individu  siswa akan terlihat melalui kegiatan bermain bersama dialam terbuka dan siswa akan merasakan suasana yang lain dan berbeda.

            Segi positifnya dapat dilihat dari dimensi prilaku siswa setelah mengikuti kegiatan / pembelajaran di alam terbuka ini adalah :

  1. Adaptation merupakan kemampuan individu melakukan penyesuaian diri terhadap lingkungannya dengan menghadapi lingkungan yang baru.
  2. Tolerance for stress, kemampuan siswa mengatasi stersnya dan toleransi terhadap stress orang lain.
  3. Persuasivness, merupakan kemampuan siswa mempengaruhi siswa yang lain
  4. Leadership, Merupakan kemampuan siswa untuk memimpin temannya atau kelompoknya.
  5. Comunication yaitu kemampuan siswa untuk menyampaikan cara berfikir terhadap orang lain dengan verbal dan non verbal.
  6. Self confidence merupakan kemampuan individu untuk menempatkan diri terhadap lingkungannya.




Isi Komentar :